Selasa, 04 September 2012

deal??? deal!!! #berathati

well.... akhirnya ganti hape lagi. actually blum bener-bener ganti sih. sekarang lagi proses pengumpulan budget. dan hape inceran selanjutnya jatuh pada sebuah hape samsung galaxy mini. sebenernya sih pengen blackberry tp apa daya tangan tak sampai. terlalu banyak keluar duit untuk bisa pake itu hape. yahh pake yang samsung aja lah sesuai saran temen-temen karena emang lagi in juga hhe
dan hape lama ku pun resmi dibooking dengan harga Rp575000. beuhh sebenernya ga rela juga ngelepas harga segitu tp itu uda bener-bener mentok nggak ada yg mau naikin harga. fiuhhhh. oh ya kali ini aku ngejual itu hape nggak kayak tahun lalu yg harus muter-muter mall buat jual hape. kali ini lebih gaul dikit lah. lewat sebuah situs online dan dalam hitungan menit.. jlebbbb nomor-nomor tak dikenal pun masuk dan negosiasi dimulai. transaksipun berakhir dengan harga mentok 575rb. entahlah aku jual itu uda bener apa nggak. hhe
besok sore rencananya mau ketemuan sama si pembelinya didaerah royal. nggak tau deh gimana besok mudah-mudahan lancar.. hmmm,, sebelumnya juga nih budgetku mepet. tabungan kira2 ada 700 trus ketambahan 575 hsil jual hape itu uda dapet 1.275 jt. trus ketambahan temenku yg byr utang 130rb jd total ada 1.405jt.. dan cukupnya ya buat bli samsung galaxy mini. mudah2an aja bisa dpet yg 1,3jt an biar bisa buat bli yg lain
nih jepretan hape yg bakal terjual
nokia N5233 belum genap setahun yg bakal terjual hhe




duhhh sebenrnya nih masih ada kendala lagi. duit makanku ludes buat bli hape dan jg blum bilang ke ortu kalo mau jual dan beli hape baru. yg tau cuma temen kamar sebelah kost.an dan kakakku yg pertama yg kebetulan berhasil kurayu untuk menyumbang bbrpa persen hhe
tau ahh yg penting dapet hapenya dulu. baru ntar bilang hho

Rabu, 25 April 2012

menari-nari diatas awan..
terbang melayang bersama kawanan merpati sambil melihat indahnya pelangi yang mengakhiri rintikan hujan. kau dan aku bersama dalam indahnya hari itu. hanya kau dan aku..
kau genggam jemariku erat seakan tak ingin terlepas lagi. kau katakan semua kata-kata indahmu yang mampu membuatku damai dan melayang lebih tinggi ke langit ketujuh.
tak akan lagi membiarkanku menangis dan sendiri. itulah janji yang kau ucapkan kepadaku. bagaikan sepasang merpati yang saling mengikat janji tuk selalu bersama. kau membuatku benar-benar menjadi seorang wanita sepenuhnya yang kau cintai. dalam diam kau hanya tersenyum dan mendekapku penuh kasih. begitu hangatnya hingga membuatku benar-benar marasa begitu bahagia dalam kedamaian ini. kau tak henti-hentinya tersenyum padaku dan membelaiku penuh mesra. hingga ku tersadar bahwa itu semua hanyalah buaian mimpi indah belaka yang tak akan pernah bisa terwujud.
saat itu aku hanya mampu berkata dalam hati bahwa aku hanya bisa menggapaimu dalam mimpi..

Senin, 02 April 2012

my sweet twenty

2 april 2012.. genap sudah usiaku mencapai kepala dua. tepatnya menginjak 20tahun. wihh uda nggak abg lagi nih. ya ampun padahal rasanya tuh baru aja kemaren masuk SMA eh ini uda umur 20tahun aja.
hmmm campur-campur rasanya kalo uda gini. ya seneng ya sedih semuanya jadi satu. kita awali dengan yang senang dulu deh. pertama, rasanya seneng karena uda tambah gede dan nggak dianggap anak kecil lagi. tapi justru ini nih yang malah bikin sedih.
menginjak usia 20 itu banyak banget cobaannya. mulai dari beban tanggung jawab akan semua hal yang makin berat dan juga masalah yang muncul tiada henti dengan bobot yang ngaujubilah. intinya sih semua itu bener-bener menguji diri banget. ahhh ternyata semakin dewasa itu nggak seindah yang selama ini aku bayangkan. banyak yang dipikirin dan semuanya semakin rumit. enakan juga jaman-jaman abg. meskipun banyak masalah tapi masalahnya tuh nggak sampe yang bikin stres, frustasi dan bete tingkat dewa...
kalo uda kayak gini rasanya pengen balik jadi anak SMA lagi. pake seragam putih abu-abu, main sesuka hati dan belajar kapanpun sesuai mood..
makin gede itu semuanya bakal berasa berlalu dengan cepat. ntar tiba-tiba aja uda 25tahun terus kepala3 kepala4.... ow ow pengen rasanya berhentiin waktu sejenak biar nggak buru-buru berlalu. barangkali enak kali ya hidup dineverland. usia nggak akan bertambah meskipun waktu berlalu ratusan tahun hahahahaha impossible banget. mulai berkhayal konyol dah. tapi serius nih, seandainya aja bisa nyobain beberapa saat hidup di neverland maybe it will be fun and unforgetable moment hhhhe
well uda dulu deh. uda ngantuk.. intinya diusiaku yang sekarang, aku lagi memasuki fase dimana semuanya terasa biasa nothing special. but who knows about later. wish later will be good lah....
*make a wish : god,, please answer my pray and make it comes true. aminnn

Selasa, 20 Maret 2012

bunga mimpi 2

ampunnn.. akhir-akhir ini kenapa yah gua sering banget mimpi tentang sesuatu yang bener-bener gue pengenin selama ini??? tapi semua itu cuma terealisasi didalam mimpi doank. nggak ada yang jadi kenyataan. ya Allah sedih banget rasanya. jadi kepikiran lagi dan berharap untuk bisa jadi kenyataan..
mimpi itu emang sesuatu yang indah saat kita hanyut kedalam indahnya mimpi tersebut tapi seketika menjadi sebuah harapan kosong saat kita terbangun..
apa smua ini karena gua terlalu sering bermimpi dan berimajinasi?? jadi semuanya tuh masuk ke dlam alam bawah sadar gua secara nggak langsung. ahhh terus gimana donk?? masa nggak boleh sering-sering berimajinasi? masalahnya gua itu tipikal orang yg gampang banget berimajinasi akan seseuatu hal. apalagi bermimpi itu uda jadi kebiasaan gua dari kecil. semuanya itu uda melekat banget sama diri gua.huffft
dan sekarang gua jadi pengen lagi mencoba peruntungan gua untuk ngejar mimpi gua yang sempet gagal 2x. tapi gua bingung. tetap bertahan seperti ini atau nyoba lagi. yang bikin gua kaget itu yah setelah gua mimpi tentang ui lagi. tapi gua ga tau apa maksudnya tuh mimpi. padahal mikirin ttg apa yg ada dimimpi itu jg kagak. eh tiba2 nongol didlam mimpi.. gua bingung!!!!

Selasa, 06 Maret 2012

laut dan bintang

jalanan itu mulai sepi. hiruk pikuk manusia mulai reda perlahan. satu per satu orang berbondong-bondong tuk segera masuk ke dalam rumah. pamali jika keluar di malam hari, kata mereka. matahari pun sudah mulai terlelap, pertanda datangnya sang malam yang senantiasa membawa sang bulan. kala itu hanya suara angin malam yang mulai menguasai sekitar.
sedikit demi sedikit lantunan irama para kawanan jangkrik dan hewan malam lainnya mulai terdengar. bintang yang kala itu tengah berlari sekuat tenaga tiba-tiba muncul ditengah jalanan yang mulai sepi. ia berlari kencang dari utara hendak kembali pulang ke rumah. rasa takut terus menyelimuti dirinya. malam sudah datang dan ia pun tak tau kemana arah pulang.
sejak pagi buta ia keluar dari rumah dan pergi ke pelabuhan. tak ada yang tau kemana ia pergi. seharian ibu mencari dirinya, takut bila ia tak tau jalan pulang. dan benar saja, hari sudah petang tapi bintang tak juga menampakkan batang hidungnya. sendiri dijalanan tak tau harus kemana membuatnya semakin bingung hingga tubuhnya pun terhuyung jatuh ke tanah. tak mampu lagi menopang tubuhnya yang telah berlari jauh.
sejak kepergian ayahnya, ia semakin tak karuan. tiap malam tubuhnya menggigil karena demam dan meraung-raung tak terkendali. sang ibu -yang telah terbiasa dengan kondisinya yang seperti itu dari kecil- mulai tak sanggup menghadapi bintang yang semakin susah diatur. semenjak usia 4tahun, dokter mendiagnosa bahwa ia menderita penyakit autis.
sehari-hari hanya berteman dengan pancing dan kail. tak ada yang mau berteman dengan dirinya. mereka hanya bisa mencela dan merendahkannya. tingkah laku dan pola pikirnya memang dibawah rata-rata untuk gadis seusianya. wajar jika tak ada yang mau berteman. namun ia punya semangat yang tinggi dalam berlayar. semasa hidup ayahnya, ia slalu ikut berlayar mengarungi lautan mencari tangkapan ikan. laut bagaikan rumah kedua baginya. belaian lembut angin laut mampu membuatnya tenang dan bahagia. ayahnya tahu betul bahwa ia sangat suka dengan laut.
setiap harinya ia dan ayahnya pergi ke pelabuhan untuk berlayar ataupun sekedar merasakan hembusan angin ditepi pantai. tapi semua itu hanya kenangan sekarang. dua minggu setelah kepergian ayahnya, tak pernah lagi ia menyentuh lautan. tak ada yang mau menemaninya selain sang ayah. tak tahan hanya terdiam didalam rumah, ia pun pergi ke pelabuhan berharap ayahnya menunggu disana.

Minggu, 04 Maret 2012

march

wahh uda bulan maret. nggak berasa ternyata uda berganti bulan baru. hmm harapan buat bulan ini sih mudah-mudahan aja bisa jadi lebih baik. februari lalu itu bener-bener bulan penuh cobaan. awal masuk kuliah sekaligus awal adaptasi baru lagi sama lingkungan baru. kok bisa?? tentu aja karena mata kuliah yang aku ambil disemester kali ini lebih banyak barengan sama maba. otomatis harus adaptasi lagi sama ligkungan ini.
sebenernya mau ambil mata kuliah barengan atau nggak sama maba itu sama aja. karena aku emang uda nggak ada passion lagi sama lingkungan dimana aku berada sekarang. tau deh terlalu rumit untuk dijelaskan secara detail. yah pokoknya gitulah. banyak ketidakcocokan yang muncul yang berakibat pada keselarasan hubungan antara lainnya. sekilas mungkin yang sedang aku alami ini seperti sebuah hubungan antara kekasih. tapi ini sama sekali tak ada hubungannya dengan hal itu. ini lebih ke masalah pertemanan-persahabatan. yang sudah mulai tak kurasakan lagi dimana aku berada sekarang.
yah untungnya aku masih punya sahabat-sahabat yang masih mendukung aku disaat seperti ini meskipun mereka berbeda kampus denganku. tapi seperti apa yang diucapkan pak Mario, "syukuri saja apa yg sudah tuhan berikan. biarkan orang lain bersikap seperti itu kepadamu. syukuri dan nikmati apa yg ada. semoga tuhan akan menjadikan yang lebih baik pada dirimu".. aminnnn
sekarang yang ada cuma ikuti aliran hidup aja maunya gimana. asalkan tetap pada prinsip yg dipilih. meskipun sulit tapi itulah hidup. ada benci, ada suka, ada senang, ada sedih.. dan semua itu hanyalah ujian untuk diri kita agar menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya....

semangat yahh ^-^v
bulan maret pasti bisa terlewati
dg sukses...

Sabtu, 03 Maret 2012

miss you, mom!!

baru 10hari nggak ketemu bunda tapi tumben bnget rasanya kangen banget. sebelum-sebelumnya mau 2-3minggu nggak ketemu juga biasa aja tapi kali ini rasanya beda banget. mungkin karena terpisah jarak yang jauh banget kali yah?? indonesia-mekkah... wuihhhh -.-a
alhamdulillah tahun ini adalah tahun yang penuh berkah. tuhan ngasih kesempatan ibadah umroh untuk kedua orang tuaku. suatu rejeki yang nggak disangka bakal tuhan berikan. dikasih kesempatan untuk bisa ibadah haji beberapa tahun lalu aja uda bersyukur banget. dan sekarang bisa umroh ke tanah suci tanpa ada planning yang pasti sebelumnya, rasanya seneg dan bersyukur banget. terima kasih tuhan..
walaupun ada sedikit rasa sedih terpisah jauh dalam waktu 2minggu an tapi juga ada rasa seneng bisa nitip doa disana. yahh mudah-mudah an bisa terkabul aminnn..
hmm kalo uda kayak gini jadi nggak bisa bayangin gimana nantinya kalo aku dapet beasiswa kuliah ke luar negeri. dipastikan bakal nangis darah harus pisah jauh. uda bukan 1 atau 2 minggu lagi tapi bakal nggak bisa ketemu sampe berbulan-bulan. apalagi kalo harus berpisah sama bunda dibandara.. duhhh kuat nggak yah nggak nangis???
sebenernya selama ini pisah jauh sama bunda itu nggak ada masalah. karena sedari aku duduk dibangku sma uda terbiasa jauh dari ortu. tapi kalo pake diantar dan berpisah secara langsung sama bunda dibandara atau stasiun,dll beuhhhh nih air mata pengennya netes mulu. tauhh deh gimana besok?!!
well kangen banget sama bunda!!!!! yah mudah-mudah cepet balik dg selamat deh aminnn

Kamis, 01 Maret 2012

bunga mimpi

mimpi... ahh apa sih arti sebuah mimpi??
dulu jaman gua duduk dibangku SMP/SMA, gua percaya banget sama pertanda mimpi. mungkin karena hampir semua mimpi gua jadi kenyataan saat itu. sekarang??? beuhhh ..yang awalnya kepercayaan gua 100% langsung turun jadi <50%. tapi yang gua nggak habis pikir itu kenapa kali ini gua makin sering mimpi? dan setelah lama berpikir kayaknya mimpi-mimpi gua itu satu tema tapi berbeda judul. tau deh bingung mikirnya..
dan entah kenapa gua menikmati adegan dimimpi itu. karena semuanya emang terasa nyata dan sesuai dengan apa yang gua harapin. jadi gua slalu seneng dan nggak mau bangun dari mimpi itu. nah lhoo, terus gua harus gimana donk?? capek juga cuma terus-terusan bermimpi tapi nggak pernah terwujud. hufffft
emang susah kalo ngomongin sesuatu yg kita nggak pernah tau kepastiannya. salah satunya ya tentang mimpi. daridulu ampe sekarang gua masih bingung dengan semua mimpi-mimpiku. kebanyakan emang terwujud jadi kenyataan. tapi akhir-akhir ini setelah duduk dibangku kuliah kayaknya keajaiban mimpi yang jadi kenyataan uda nggak bisa dipercayai 100% seperti dulu. uda mulai luntur mungkin.

Rabu, 22 Februari 2012

back to campus

kuliah.. kuliah.. kuliahh.
arghhh saatnya kembali ke rutinitas semula. berkutat dg segala materi kuliah dan praktikum. sesaat membosankan juga tapi mau tak mau itu adalah sebuh kewajiban yg harus dilalui saat ini. kalau sudah mulai bosan dg hiruk pikuk kampus, terlintas ingin kembali lagi ke masa-masa sma. masa putih abu-abu yg penuh dg warna. ahhh sma itu penuh cerita yah. mau seneng mau sedih, semuanya jadi satu. dan itu bener-bener membuatku tak ingin melupakan segala kisah disana.
2 tahun berlalu rasanya masih nggak percaya kalau sekarang uda jadi mahasiswa. jiwa kayaknya masih sma banget tapi usia uda keburu kuliah aja. ckckkcck hidup itu emang terkadang menyenangkan tapi terkadang juga bikin orang jadi bete. bukan maksud hati untuk nggak bersyukur sih. tapi setelah dipikir-pikir ternyata makin bertambah usia, masalah juga makin bertambah. hfff -.-"
hmmmm kangen banget sama masa-masa sma. kangen pake seragam putih abu-abu sama seragam batik sma, kangen makan mie dikantin sekolah, kangen saat-saat nongkrong dilorong sekolah sepulang sekolah, kangen sama gebetan-gebetan jaman sma hhhe. dan tentunya kangen banget sama semua temen dan sahabat disma. kalau sekarang, boro-boro seneng. yg ada bete tiap hari. mulai dari matakuliah, lingkungan, temen-temen. semuanya nggak ada yg berkesan. apalagi gebetan. duhhh rasanya mendadak cupu deh. nggak punya gebetan dikampus. walaupun sebenenya ada sih tapi beda kampus. tapi itu yg nggak asyik. masa' kuliah dikampus penuh cowok tapi nggak dapet gebetan satu pun yg oke????
well kuncinya hanyalh sabar.. sabar dan sabar... yah moga-moga aja tuhan denger semua keluh kesahku ini dan segera mengabulkan semua doa-doaku aminn...

Rabu, 15 Februari 2012

bertingkah bodoh

nampaknya hari ini matahari sedang bersahabat dg kota dimana aku berada saat ini. siang ini tepatnya pukul 2siang, cuaca tak seperti biasanya yg begitu panas menyengat. sebaliknya langit tampak berawan dan mulai gelap. kuputuskan tuk bergegas pulang menuju kost-kost an dimana aku tinggal. sebelum pulang, si ita salah satu temanku mengajakku untuk mampir ke sebuah mini market yg terletak disekitar kampus. "beli apaan sih,ta? males nih." seruku. dan akhirnya dengan wajah malas akupun mengikuti kemana si ita beranjak dari tempat parkir dan masuk ke dalam mini market.
10 menit berlalu dan aku masih tetap membututi kemana ita melangkah. 'ahh terlalu banyak milih nih si ita', gumamku. lama berkeliling tapi tak kunjung selesai. sambil terus berada disamping ita, tak sengaja kedua mataku mengarah ke sebuah lorong bagian etalase yg berisi macam-macam jenis popok bayi. karena begitu penasarannya dg seorang cowok yg ada dilorong itu hingga aku salah tingkah saat cowok yg sejak tadi jadi pusat perhatianku tiba-tiba menoleh kearahku. aku hanya mampu bertingkah seolah tak tahu apa-apa. tapi tampaknya dia merasa bahwa semenjak tadi ada yg memerhatikannya. lalu dengan wajah bete mungkin juga risih karena aku tak henti-henti mengamatinya, dia pun kembali mencari sesuatu dietalase tersebut. sempat terlintas dalam benakku, 'nih orang beneran mahasiswa kan?pake jaket jurusan. tapi ngapain dia mondar mandir sambil milih-milih popok?'
sifat tak tahu maluku pun lama-lama mulai muncul. sambil terus mengamati cowok itu, tak sengaja akupun lepas kendali dan tertawa sendiri tepat saat dia mulai melihat kearah belakangnya. yakni mengarah padaku. ampunnn.. untuk kedua kalinya aku tak mampu berbuat apapun untuk pura-pura tak melihatnya. tapi semua itu tak ada gunanya. dia pasti sudah menyadari semenjak tadi aku terus memperhatikan tingkah lakunya. tak peduli dg anggapannya, aku masih tetap tertawa melihat kelakuannya
tak tahan menahan tawa, kutarik tangan si ita dan menyingkir dari sana. beberapa saat kemudian kupikir dia sudah tak ada disana. akupun mulai kembali stabil dan mampu menahan tawaku. ahh tapi entah kenapa harus bertemu dengan drinya lagi. usai belanja, aku dan ita mulai antri dimeja kasir. malunya aku, dimeja kasir yg kutuju ternyata ada dia yg sedang membayar belanjaan. lagi-lagi dia menoleh curiga kearahku. nampaknya dia sudah benar-benar sebal dg tingkah lakuku. 'duh sorry deh. nggak tau siapapun kamu. aku cuma bisa maaf. nggak sanggup nahan tawa.' batinku. kedip-kedip mataku sambil melihat keatas dan tetap terus menahan tawa saat menunggu cowok itu selesai membayar. huffttt...
usai berbelanja, aku dan ita berpisah ditempat parkiran sepeda motor. lalu kami menuju ke tempat parkir sepeda kami masing-masing. astagaa... lagi-lagi bertemu dg cowok itu. ternyata motornya diparkir tepat disebelah motorku. 'aihh mampus deh. pasti tuh cowok sebel banget dan pasti masih inget wajahku'. gumamku dalam hati. dan benar saja setibaku ditempat parkir motorku, tuh cowok terus mandengin aku. dan aku hanya bisa tertunduk tak sanggup mengangkat wajah. buru-buru kunaiki motorku. starter dan cabut. sekilas kulirik kearahnya dan dia masih terus memandangi diriku.
syukur deh tuh cowok tak berkomentar apa-apa padaku. akupun pergi dan entahlah bagaimana dg cowok itu. apa dia marah, bete atau apa. aku tak tahu.. yahh semoga di lain waktu kami bisa bertemu kembali dan mungkin aku bisa meminta maaf kalau memang dia merasa terganggu hhhee

Senin, 13 Februari 2012

bunda selamat ulang tahun.
semoga dibulan yg penuh kasih ini kau memperoleh cinta dan kasih yg tulus dari orang-orang yg mencintaimu. dibulan kasih sayang ini, tepat tanggal11 februari adalah ulang tahunmu. setiap hari usiamu terus bertambah. raga dan usiamu makin menua. kau tak sekuat dulu lagi. tapi kasih dan sayangmu masih tetap sama kuatnya seperti saat kami masih berada didalam perutmu. sejak didalam kandungan kau selalu berharap yg terbaik untuk anak-anakmu. mendoakan yg terbaik untuk anak-anakmu. dan tak pernah lelah akan segala tangis dan tingkah laku yg merepotkan. tak pernah terbesit dalam hatimu untuk mengeluh dan menyesal. sebaliknya dg segenap jiwamu kau korbankan segalanya untuk anak-anakmu. maaf bunda jika selama ini aku tak mampu membalas semuanya. hanya rasa kecewa yg mungkin sering kau rasakan dari semua sikapku saat ku mulai beranjak dewasa. tapi percayalah bunda bahwa anak-anakmu akan slalu ada untukmu dan slalu menyayangimu.
happy birthday mommy.. wish you will be happy always ^-^

Jumat, 10 Februari 2012

purple tulip for you

bayangan - bayangan ungu itu terus saja menampakkan diri. memenacar jelas dibawah sinar matahari yg mulai kabur oleh rintikan hujan. hujan lama tak kunjung berhenti. tiap tetesnya slalu membawa pesan. sentuhan tetesannya menimbulkan irama yg mampu menentramkam jiwa. kala itu aku hanya duduk termenung didepan jendela kamar. memanadangi hujan yg tak kunjung reda. sambil terus melirik sesekali ke arah jam dinding berharap waktu tak cepat berlalu. namun waktu terus saja berlalu dan aku masih tetap duduk lesu diatas kursi malasku. tetap terus menatap bayangan ungu yg muncul dari jendela kamar. bayangan ungu yg memancar dari bunga tulip pemberianmu setahun kemarin. sekarang tertunduk pasrah tertimpah tetes demi tetes air hujan. seperti diriku sekarang yg mulai duduk pasrah menanti redanya hujan dan berharap kami berdua bisa bertemu kembali. lama kunanti, nampaknya langit sore itu memang sedang tak bersahabat. tanpa pikir panjang kuputuskan untuk bergegas pergi menemuimu. payung besar sudah siap ditangan kananku dan segenggam tulip bewarna ungu kugenggam dg erat ditangan kiriku. sejenak kutengok keatas langit dan hujanpun semakin deras.
hari ini adalah tepat 6 bulan kepergianmu. sejak awal aku telah berjanji akan slalu membawakan 24tangkai bunga tulip berwarna ungu untukmu. kau pernah bilang kepadaku bahwa kau sangat suka dg bunga tulip. tiap bulan kuletakkan bunga-bunga itu dimana kau tengah tidur dg damai sekarang. tidur dg tenang untuk selamanya. 24 tangkai ini adalah perlambangan kebersamaan kau dan aku selama 24bulan. sama seperti yg kau berikan padaku, aku slalu membeli bunga yg sama untukmu. aku hanya ingin kau tidak merasa kesepian disana. semoga bunga-bunga ini mampu menemanimu selalu dan akan slalu menjadi bukti cinta ku kepadamu.

Kamis, 09 Februari 2012

iseng

"cintailah cinta mereka.. sayangilah sayang mereka.."
sebuah kutipan lirik lagu milik band Gigi. duh dari pertama kali denger nih lagu, rasanya langsung jatuh hati. walaupun belom tau apa makna dari lagu ini tapi tiap kali dengerin pasti langsung terenyuh. dalem banget rasanya. sayangnya sampai sekarang belum punya lagu dimp3 handphone dan laptop. karena tiap kali mau download slalu aja nggak bisa. bete kalau inget-inget hal itu.
kalau dipikir-dipikir emang lagunya Gigi itu enak semua. meskipun bukan fans beratnya tapi ada beberapa lagu yg aku favoritin banget. diantaranya andai, my facebook, sang pemimpi, dan yang terakhir adalah cintailah cinta mereka. sekilas yg aku tangkep kayaknya nih lagu tentang hubungan sosial dg lingkungan seitar. soalanya dari liriknya nggak ada yang spesifik ditujukan untuk siapa. jadi aku berasumsi kalau nih lagu nggak bergenre tentang cinta. .

liburan part2

malam mendung, tenang, damai.. ini malam terakhirku di Jakarta. dan saat ini tepat pukul 07.30 malam saatnya untuk meninggalkan ibu kota dan kembali ke keseharianku. liburan telah usai .. puas sudah semua kebahagiaan di ibu kota. dan seperti biasa rasa sedih mulai muncul mengganggu hati. rasanya tak ingin pergi tapi bukan disini tempatku. kalau sudah begini semua kerinduan akan tumbuh lagi. rindu akan durian yang enak di Depok, siomay mantap yang mampu menenangkan perut, teringat lagi akan nikmatnya sate ayam kaki lima didepan BSE bandung, hunting sate padang dari bandung dan baru bisa makan di Depok, keliling dan shopping dilenggangnya hiruk pikuk kota bandung dimalam hari, dan puas menikmati semua wahana ditrans studio yg merupakan puncak dari berlibur ke Bandung..
sulit rasanya tiba-tiba harus kembali ke rutinitas yg menjenuhkan. malas dan resah kalau mengingat semua rutinitas itu. yah tapi mau bagaimana lagi, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, ada kebahagiaan ada kesedihan. sebuah hukum alam..
malam yg tenang kunikmati didalam kereta. duduk santai sambil menikmati pemandangan ibu kota melalui jendela yg semakin lama semakin menjauh dg diiringi lantunan lagu mellow jason wade "you belong to me". lagu itu membuat malam terasa lebih indah. alunan musiknya membawaku semakin terhanyut akan semua kenangan-kenangan indah yg pernah ku alami.
depok oh depok.. kota kecil dengan semua kenangan yg slalu menggoda hati. kau memang kota sejuta kenangan yg slalu membuatku semakin terhanyut dalam semua mimpiku. dan tiap kali aku menginjakkan kaki dikotamu, tak pernah ada rasa bosan yg terlintas. walaupun semakin hari tempat ini mulai sesak dg penghuni-penghuni baru yg memutuskan tuk menetap disini. tapi dihatiku kau tetap jadi yg nomor satu. tau kenapa? karena aku sempat mendambakan tinggal dan menetap ditempatmu.
namun takdir tak mengijinkanku tuk ada dikotamu. ya sudahlah.. mungkin kau memang akan slalu menjadi tempat tujuanku yg pertama dikala aku bosan dan ingin melepas penat.
goodbye depok. goodbye semua kenangan indah.. semoga aku bisa kembali dilain waktu. . . .

liburan part1

malam ini tepat 2minggu aku disini. tepatnya didepok. rencana awal berlibur ke jakrta depok bandung. tapi terdampar dulu didepok sebelum akhirnya bisa seneng-seneng. tak terasa semuanya berlalu begitu cepat dan banyak hal yg telah aku lalui. mulai dari yg enggak enak sampai yg bener-bener berkesan. hmm diawali dari hal-hal yang enggak enak dulu deh. diantaranya mulai nganggur ga jelas didalam rumah disaat weekdays. rutinitas sehari-hari yg aku jalani enggak lebih dari bangun siang hari, makan, nonton tv, nggambar dan ngeblog. mungkin kalau ada orang yg ngeliat pasti dikira pindah rumah. karena nyatanya emang gitu. liburan kali ini aku memutuskan untuk berlibur kerumah kakakku yg ada tinggal didepok. dan sesuai perkiraanku bahwa disaat weekdays sudah dipastikan aku bakal jadi pengangguran pindah rumah. aktivitas yg aku kerjakan enggak jauh beda sama yg aku lakukan saat liburan dirumah. dan saat weekend barulah aku bisa keluar dari sangkarku untuk menikmati udara segar.
yahh berasa kayak putri tidur deh yg lagi asyik nungguin pangeran berkudanya buat jemput dimenara dalam dongeng. . okee balik lagi ke cerita awal. untungnya kali ini nggak melulu terkurung dalam rumah. hari kamis minggu lalu aku dan kakakku pergi kebandung. kerja sambil liburan ceritanya. jadi mau nggak mau acara travelling kota bandungnya bisa terealisasikan disore hari setelah kakakku selesai rapat kerja.
dibandung, kami berdua tinggal dihotel. kebetulan kerja dinasnya kakakku bertempat disebuah hotel berbintang dan dapat jatah 1kamar. jadi nggak perlu repot-repot cari tempat buat tinggal beberapa hari kedepan. dan lagi-lagi sambil nungguin kakak kelar rapat, gua terdampar lagi deh didalam sebuah kamar. bedanya nih, ini terdampar didalam sebuah kamar besar berfasilitas lengkap dihotel berbintang dan kerjaanku cuma bisa bermalas-malasan diatas ranjang sambil nonton tv kabel. uda berasa kayak tahanan kamar lama-lama.. nunggu dari pagi sampe sore. lama-lama berubah jadi kelelawar juga. pagi sembunyi kalau malem baru keluar.
tapi nggak apa-apa deh. semua itu terbalaskan dg kenangan yg oke banget. bisa keliling dan ngerasain udara kota bandung, shopping diFO dan dihari terakhir tepatnya hari sabtu kami pergi ke trans studio seharian. ahh puas banget. rasanya semua pengorbanan nunggu lama akhirnya terbayarkan sudah. dari sini aku sadar bahwa semua itu akan indah pada waktunya. saat kita berharap, bermimpi dan mau berkorban dan sabar, sesuatu yg indah akan datang lebih dari apa yg kita bayangkan. karena semua hal didunia ini nggak ada yg gratis. semua butuh pengorbanan dan kesabaran untuk meraihnya.
dan ini adalah 2 malam terakhirku di depok. lusa aku bakal balik ke surabaya. kuliah dan kuliah lagi.
yahhh moga-moga aja semester ini bisa lebih baik dan lebih semangat setelah liburan.. \^-^/

 posting 28/01/12 pukul 23:00

Kamis, 26 Januari 2012

jenuh

bosan bosan dan bosan.. dateng terus tanpa sungkan. sendiri. enggak ada temen. cuma sendiri sambil tetap setia dudk manis didepan meja komputer. mungkin lama-lama aku akan terbiasa dengan semua kesendirian ini. hari-hari tanpa kawan dan kekasih. hahh..

kadang bingung juga hari ini mau apa, setelah ini mau apa, terus apa lagi dan apa apa apa yang selalu muncul dalam benak. bukannya mengeluh tapi rasa-rasanya ada yang hilang dan kurang dalam hidupku. yakni hadirnya sahabat, kawan dan kekasih yang harusnya ada untuk mewarnai hari-hariku. tapi nyatanya semuanya hanyalah angan-angan dan harapan yang tak kunjung datang. ingin rasanya kembali ke masa-masa sma. masa-masa yang kata orang masa yang paling enak. dan itu emang bener banget. semuanya ada disma. mulai dari sahabat, temen main, gebetan, pacar,dll. lah sekarang??NOTHING...

liburan uda mau selesai dan bentar lagi waktunya kembali ke habitat asal yakni kampus. kampus yang harusnya jadi rumah keduaku tapi nyatanya hanyalah tempat yang memaksaku mau tak mau harus pergi kesana tiap hari unutk mencari ilmu dan nilai. tak lebih. karena tak ada sahabat dan teman yang aku dapat disana. sendiri sepi dan berasa asing yang ada. entahlah kemana semua teman dan sahabat yang kucari. semuanya entah pergi berlalu dan tak kembali.

arrrghhhhh bisa gila aku lama-lama disini.. ingin pergi tapi tak sanggup. aku harus bagaimana tuhan??aku bingung dengan semua ini. semua ini membuatku semakin muak dan jenuh. aku bingung........

Rabu, 25 Januari 2012

sekotak susu vanilla


Untuk kesekian kalinya aku hanya termenung dalam lamunan lelapnya malam. Sekali lagi aku teringat akan malam itu. Tepatnya 3 tahun yang lalu. Yah hari itu adalah pertama kalinya aku bertemu dengan dirimu. Dan hari itu pula, aku merasakan lagi getaran cinta yang telah lama tak datang menghampiriku. Di mini market itu, kau memberikan padaku sekotak susu cair vanilla yang hanya tesisa satu buah dilemari es. Yang seharusnya itu adalah milikmu karena kau yang lebih dulu meraih pintu gagang lemari es itu. Tapi kau malah tersenyum kearahku dan memberikan susu cair itu kepadaku. “nih ambil aja” serunya. Aku yang saat itu masih linglung –melihatmu  tersenyum sambil memberi sekotak susu cair- hanya bisa mengangguk tak mampu berkata. ‘tampan juga nih cowok’, batinku. Lalu kau pergi begitu saja menuju ke bagian makanan dan akupun mulai tersadar dari lamunanku. Seketika itu, akupun mengejar dan menghampirimu untuk mengucapkan terima kasih. “ehh.. makasih yah. Ga apa-apa nih aku ambil?” tanyaku. Berdiri disampingmu sungguh membutaku terbuai merasakan aroma tubuhmu yang begitu segar dan semakin membuatku terpesona akan indah wajahmu. Lalu sambil tersenyum kau menatapku dan berkata, “oh iya ga apa-apa ambil aja. Aku masih bisa beli itu lain hari kok hhe” katanya. Saat itu juga terlintas dalam benakku untuk bisa lanjut mengobrol denganmu. Namun, pikiranku saat itu jadi tak karuan, tak mampu berpikir tuk sesaat. “hmm, kalau gitu aku ganti deh sama barang lain. Biar impas” kataku. Entahlah aku tak tahu lagi apa yang harus aku katakan. Speechless banget rasanya. Saat itu yang ada dibenakku hanya berharap aku dan dirimu bisa melanjutkan obrolan ini.

Lalu kau tersenyum sejenak dan berkata, “ga usah deh. Anggap aja kamu yang lagi beruntung hhe”. Duh, nih orang bikin hatiku makin ga karuan aja. Aku emang beruntung banget tahu, bisa ketemu cowok kayak kamu, batinku. Tampaknya dia adalah sosok yang aku cari. Santai, cool dan bisa buat aku nyaman meskipun baru ketemu. Uda punya cewek ga ya??. “kalau gitu aku duluan yah. Oh iya, aku Erick. Kamu siapa?” serunya. Alamak.. terima kasih tuhan akhirnya dia mengajakku tuk berkenalan. Lama ku tunggu akhirnya Engkau mendengar permohonanku. Thank’s God.. “aku nina..” jawabku. “oke nina sampai ketemu lagi yaa..” serunya sambil berlalu dan pergi.
Satu minggu setelah pertemuan itu, kami pun tak sengaja bertemu kembali di mini market itu. Kala itu aku sedang mengambil sekotak susu cair vanilla yang sama saat aku bertemu dengannya. Tak ada bayangan sebelumnya bahwa kami akan bertemu kembali disana. Tiba-tiba dari belakang ada yang memegang pundak dan memanggilku. Ternyata itu adalah dirimu. “nina?? Kamu nina kan? Masih ingat aku enggak, aku Erick yang minggu lalu ngasih kamu sekotak susu cair itu” katanya. Tentu saja aku masih ingat jelas dengan dirimu. Wajahmu begitu melekat dalam benakku. Tapi aku tak menyangka bahwa kau masih mengingatku dan menyebut namaku. Senang rasanya hingga aku ingin teriak kegirangan. Namun, aku tak berani menampakkan kepadamu raut senang diwajahku. Aku terlalu malu. Aku hanya berusaha bersikap sebiasa mungkin didepanmu. “Erick? Oh iya-iya aku ingat. Enggak nyangka yah kita bakal ketemu lagi disini” jawabku.


Berawal dari sekotak susu cair vanilla, pertemuan kami pun berlanjut dari sebuah obrolan biasa, saling mengenal lalu jalan bareng. Terkesan singkat memang. Tapi kami bisa menjadi saling akrab satu sama lain hanya dalam beberapa waktu. Mungkin karena dia begitu ramah, santai, apa adanya dan bisa membuatku merasa nyaman. Dari situ tak bisa dipungkiri bahwa hati ini mulai tergoda untuk bisa singgah dihatinya. Aku dan dia kebetulan kuliah dikampus yang sama. Tepatnya dia difakultas teknik dan aku difakultas mipa. Yang kebetulan juga gedung kami terletak bersebelahan. Awalnya aku tak menyangka bisa sedekat ini dengan dirinya. Setiap hari kami bertemu, entah itu sekedar makan atau jalan berdua. Layaknya sepasang kekasih tetapi tak ada ikatan apapun diantara kami. Dan aku mulai bimbang tak karuan akan perasaanku padanya. Ingin rasanya mengungkapkan isi hati ini tapi aku tak yakin apa aku mampu mengutarakannya. Aku takut kami tak bisa seperti ini lagi nantinya. Nampaknya rasa ini memang untuk kusimpan dalam hati saja.

Sampai suatu hari aku dibuat terkejut dengan ucapannya. Saat itu, sepulang kuliah dia mengajakku pergi ke suatu tempat. Dia bilang ada yang mau disampaikan kepadaku. Aku hanya bisa mengangguk dan ikut dengannya. Sesampainya disebuah taman, dia masih tetap terdiam dan nampak murung. Sejak tadi sikapnya memang aneh. Selama dijalan dia pun diam tak berkata apa-apa. Lalu dia menarik tanganku dan mengajakku berjalan ke tepi danau. Disana dia mulai berkata meskipun tampak sedikit dipaksakan. “ehh.. nin, besok lusa aku mau pergi” ucapnya. Nih anak kenapa sih, mau pergi aja pake’ acara pamit kayak gini. Biasanya juga ga bilang. Paling juga sms doank, pikirku. “yaudah, emang mau kemana sih. Kok tumben amat pamit gini?Biasanya juga ngomong lewat telepon” jawabku. Wajahmu saat itu langsung berubah dan tampak makin kebingungan. Kau membuatku bingung dengan sikapmu yang mendadak aneh. Aku hanya bisa berharap tak ada sesuatu yang terjadi.

“aku. . aku mau pindah ke amrik,nin. Ayahku dipindah kerja ke Amrik dan aku juga harus ikut pindah kesana” ucapnya. Saat itu juga detak jantungku terasa berhenti seketika dan seakan semuanya terasa hilang begitu saja dari diriku. Aku tak mampu berpikir dan berkata apa-apa. Yang ada dipikirannku hanya Erick. Orang yang ada dihatiku dan sekarang dia akan pergi tanpa dia tahu isi hatiku. “nin, kamu kok diem? Kamu ga apa-apa kan,nin?” Tanya Erick. “err. . rick, kayaknya aku harus balik sekarang. Abangku tadi janji mau jemput ke kampus” kataku tanpa tahu harus berkata apa lagi. Seketika itu aku pergi dan mengabaikannya. Berlari dan berlari, aku berusaha menghindarinya. Kuhentikan taksi dan pergi begitu saja tanpa menghiraukan Erick yang mengejarku. Tetes demi tetes air mataku pun jatuh dan rasa sakit didalam hati makin menyesakkan dada.

Malam pun tiba, Erick datang ke rumahku. Awalnya aku tak ingin bertemu dengannya tapi mau tak mau aku harus menemuinya sebelum dia pergi. “nin, aku tahu kamu pasti kecewa dan marah. Aku sendiri juga masih belum bisa percaya sama hal ini. Tapi kamu jangan bersikap kayak gini donk,nin” katanya. “ehm, , kamu uda nyiapin semua barang-barangmu?” tanyaku. Aku bingung mau berkata apa. Pikiran dan jiwaku tak mampu menyatu. Saat itu juga air mataku tak mampu kubendung dan aku pun tertunduk dan menangis. Erick mendekat dan memelukku. Mencoba menenangkanku dengan dekapannya yang begitu hangat dan damai. Sebentar lagi takkan ada sentuhan hangat dan damai yang bisa kurasakan darinya. Tak ada lagi orang yang akan memberi warna dalam hidupku. “aku sayang sama kamu,rick. Please jangan pergi. Kalau kamu ga ada disini terus aku gimana?”. Kata-kata itu pun akhirnya terucap begitu saja dari bibirku. Rasanya tak tahu apa lagi yang harus dikatakan. “aku juga sayang banget sama kamu,nin. Aku cinta sama kamu tapi aku harus pergi. Aku ga bisa ninggalin ayahku sendirian disana” jawabnya. Semakin erat kupeluk dirinya. Rasanya tak mau kulepas dekapan ini. Aku tak mau dia pergi. Tuhan, jangan biarkan dia pergi dariku. . aku mohon, bisikku dalam hati.

2tahun kemudian,,
          Dua tahun berlalu namun bayangan Erick masih melekat dalam benakku. Kuakui diri ini tak mampu melepas bayangnya. Walaupun semenjak kepergiannya, tak ada kabar lagi dari dirinya. Aku tak tahu dimana dia sekarang, sedang apa dan seperti apa dia sekarang. Aku hanya bisa berharap suatu hari dia akan kembali kesini dan memelukku lagi dengan dekapan hangatnya.

          Malam itu, nampaknya tuhan berkehendak mempertemukan kami kembali. Tuk kesekian kalinya kami bertemu di mini market yang sama, tempat dimana dulu kami bertemu. Aku tak menyangka bahwa dia tetap Erick yang dulu. Sepintas tak ada yang berubah darinya secara fisik. Rambutnya tetap tak beraturan seperti waktu kami bertemu dulu. Bergaya simple, hanya mengenakan t-shirt dan celana jeans. Wajahnya secerah mentari pagi yang selalu memberi energi, dan senyumnya yang manis selalu mendatangkan kedamaian hati. Senang rasanya bisa melihat lagi wajah yang telah lama pergi. Wajah yang selama ini kurindukan dalam mimpi. Sekarang wajah itu tepat berada dihadapanku. Kami saling memandang sesaat. Memastikan bahwa orang yang ada dihadapan adalah orang yang kami kenal.

“kamu gimana kabarnya,nin?” Tanya Erick yang memulai obrolan dalam heningnya suasana malam dijalanan blablabla itu. Kami berjalan menyusuri trotoar yang ada didepan cafĂ© dan distro yang sudah mulai bergegas akan tutup. Saat itu waktu menunjukkan tepat pukul 11 malam, Jalanan pun sudah mulai sepi. Tinggal kami berdua yang masih setia untuk menghabiskan malam disepanjang jalanan ini. Lama sudah kami tak pernah lagi melewati daerah ini. Dulu kami sering menghabiskan waktu luang hanya untuk berjalan menyusuri daerah ini sambil mengobrol. “menurut kamu?” jawabku ketus. Jujur aku masih marah padanya walau tak bisa kupungkiri bahwa aku masih sayang padanya. Namun aku juga ingin dia tahu bahwa betapa tersiksanya diriku tanpa dirinya. “kamu masih marah yah? Aku emang salah,nin. Aku… “. “aku apa? Kamu jahat yah. . kamu datang gitu aja kedalam kehidupanku, memenuhi hidupku penuh dengan segala tentang kamu, memberiku sejuta harapan lalu pergi gitu aja secara mendadak tanpa ada kabar. Uda puas kamu?” seruku. Erick hanya diam dan menatapku dengan tatapannya yang damai. Memandangiku sejenak lalu dia menarik tubuhku kedalam dekapan hangatnya. Dia memelukku dengan erat seakan dia tahu betul bagaimana cara menenangkanku yang sedang marah. Lama aku hanyut dalam dekapan hangatnya hingga air mataku pun mulai menetes. , “jangan marah lagi yah. Aku enggak akan kemana-mana lagi kok” ucapnya sambil terus memelukku erat dan mengusap rambutku dengan lembut.

“sekarang kita mulai semuanya dari awal lagi yah. Aku janji enggak akan pergi ninggalin kamu sendiri lagi” ucapnya. Kali ini ucapannya benar-benar membuatku bingung tak sanggup berkata. Aku harus bagaimana. Aku tak mungkin membohonginya. Aku harus mengatakan semua kepada dirinya. Lama aku memandangi wajahya sambil terus menggenggam erat tangannya. Aku tahu aku tak mampu melupakannya dengan mudah namun diri ini sudah terlanjur mengikat janji dengan yang lain. “aku enggak bisa,rick. Udah terlalu lama kamu ninggalin aku. Kamu enggak pernah ngasih kepastian ke aku. Dan selama kamu pergi, kamu juga enggak ada  kabar” jawabku. Aku tahu kau pasti akan terkejut dan kecewa dengan ucapanku ini. Tapi aku tak sanggup kalau suatu hari nanti kau pergi lagi tanpa ada kejelasan. Maafin aku Erick, bisikku dalam hati. Aku sadar bahwa keputusanku ini akan melukai dirimu dan diriku juga. Tapi aku tak bisa terus-terusan seperti ini. Menanti dirimu yang tak pernah ada kepastian. “maksud kamu apa,nin? Aku janji enggak akan ninggalin kamu sendirian lagi. Kasih aku satu kesempatan lagi buat nebus dua tahun yang berlalu. Aku tahu kamu masih sayang sama aku. Kamu enggak bisa bohongin perasaanmu kayak gini” Katanya. “kamu itu terlalu abu-abu buat aku. Aku enggak mau lagi hanyut kedalam ketidakpastianmu. Kita sampai disini aja. Anggap kita uda enggak pernah ketemu semenjak dua tahun yang lalu” seruku.

Berlari kupergi meninggalkannya. Terus dan terus berlari tanpa menghiraukan dirimu yang terus mengejarku dari belakang. “ninaa. . tunggu,nin. Dengerin aku dulu. .” serunya sambil terus berlari mengejar diriku. Hingga akhirnya kami terpisah diperempatan jalan itu. Saat itu kau hendak berlari mengejarku dari seberang jalan, tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi muncul dari arah kiri menuju ke arahmu. Mobil itu pun pergi begitu saja tanpa menghiraukan dirimu yang telah jatuh terlentang tak berdaya akibat tertabrak. Diri ini hanya bisa diam terpaku melihatmu terkapar ditengah jalan. Lalu kuteriak sekencang-kencangnya memanggil namamu. Berulang-ulang kupanggil namamu sambil terus mengusap wajahmu yang penuh dengan darah. Tapi tak ada jawaban apapun darimu. Kau begitu lemah dan tak berdaya. “erickk. . bangun. Kamu enggak boleh pergi ninggalin aku lagi. Bangun Erick!! Kamu uda janji kan sama aku.. kamu enggak boleh pergi Erick. Erickkkk. . .!!!” teriakku.

Sejak saat itu, kau benar-benar pergi dari kehidupanku. Meninggalkanku untuk selamanya dengan kenangan yang begitu menyesakkan jiwa. Aku hanya bagaikan orang linglung yang tak sanggup lagi berdiri tegak menghadapi hari. Aku benar-benar lemah. Semuanya kosong. Tak ada lagi yang akan mewarnai hidupku. Seandainya saat itu aku mau mendengarkanmu tuk sejenak, pasti saat ini kau masih ada disampingku. Memelukku dengan dekapan hangat tubuhmu dan membelai rambutku dengan belaian lembut kasihmu. Maafin aku Erick .. I love you.

Minggu, 15 Januari 2012

dia yang dijalanan..

dia.. dia berlari kencang dengan kedua kakinya yang mungil. tanpa takut lelah, ia tetap terus lari dan berlari. keringat bak air hujan yang baru saja mengguyur sekujur tubuhnya. basah semua. namun hal itu tak mengurungkan niatnya tuk tetap terus berlari. nampaknya tak ada kata kata lelah dalam kamus hidupnya. tak ada kata menyerah. yang ia tahu hanyalah tetap terus melaju berlari dan berlari. entah sampai kapan ia akan terus berlari. ia pun tak mau berhenti tuk sekedar merebahkan tubuhnya yang mulai sempoyongan. baginya lebih baik sempoyongan daripada tak mendapat sepeser rupiah. terkadang ia berpikir, apakah dirinya akan begini terus. sehari-harinya hanya berlari. berlari sekencang mungkin menghindari amukan warga yang kesal dengan kelakuannya. tapi hanya itu satu-satunya harapan baginya untuk dapat terus hidup.


dia terlalu belia tuk dipaksakan memahami kehidupan ini. yang mampu dia pahami hanyalah bagaimana memenuhi kebutuhan perutnya setiap hari. dia memang bukan anak yang beruntung. terlahir tanpa dosa dan haus akan belaian lembut seorang ibu dan ayah. latar belakang tanpa dekapan hangat seorang ibu membuatnya menjadi sedikit liar. orang mengira dia anak yang nakal, tak berpendidikan, tak bisa diatur, dan sebuah masalah. tapi apa pedulinya dengan ucapan orang. baginya mereka hanya bisa mengejudge dan tak mampu membuat perutnya kenyang dengan semua bualan ucapan mereka. setiap hari yang terbesit dalam benaknya hanyalah apakah hari ini dia dapat makan atau tidak, apakah hari ini dia dapat memperoleh mangsa hariannya, dan apakah dia mampu berlari lebih kencang dari kemarin tuk menghindari amukan orang.