Rabu, 15 Februari 2012

bertingkah bodoh

nampaknya hari ini matahari sedang bersahabat dg kota dimana aku berada saat ini. siang ini tepatnya pukul 2siang, cuaca tak seperti biasanya yg begitu panas menyengat. sebaliknya langit tampak berawan dan mulai gelap. kuputuskan tuk bergegas pulang menuju kost-kost an dimana aku tinggal. sebelum pulang, si ita salah satu temanku mengajakku untuk mampir ke sebuah mini market yg terletak disekitar kampus. "beli apaan sih,ta? males nih." seruku. dan akhirnya dengan wajah malas akupun mengikuti kemana si ita beranjak dari tempat parkir dan masuk ke dalam mini market.
10 menit berlalu dan aku masih tetap membututi kemana ita melangkah. 'ahh terlalu banyak milih nih si ita', gumamku. lama berkeliling tapi tak kunjung selesai. sambil terus berada disamping ita, tak sengaja kedua mataku mengarah ke sebuah lorong bagian etalase yg berisi macam-macam jenis popok bayi. karena begitu penasarannya dg seorang cowok yg ada dilorong itu hingga aku salah tingkah saat cowok yg sejak tadi jadi pusat perhatianku tiba-tiba menoleh kearahku. aku hanya mampu bertingkah seolah tak tahu apa-apa. tapi tampaknya dia merasa bahwa semenjak tadi ada yg memerhatikannya. lalu dengan wajah bete mungkin juga risih karena aku tak henti-henti mengamatinya, dia pun kembali mencari sesuatu dietalase tersebut. sempat terlintas dalam benakku, 'nih orang beneran mahasiswa kan?pake jaket jurusan. tapi ngapain dia mondar mandir sambil milih-milih popok?'
sifat tak tahu maluku pun lama-lama mulai muncul. sambil terus mengamati cowok itu, tak sengaja akupun lepas kendali dan tertawa sendiri tepat saat dia mulai melihat kearah belakangnya. yakni mengarah padaku. ampunnn.. untuk kedua kalinya aku tak mampu berbuat apapun untuk pura-pura tak melihatnya. tapi semua itu tak ada gunanya. dia pasti sudah menyadari semenjak tadi aku terus memperhatikan tingkah lakunya. tak peduli dg anggapannya, aku masih tetap tertawa melihat kelakuannya
tak tahan menahan tawa, kutarik tangan si ita dan menyingkir dari sana. beberapa saat kemudian kupikir dia sudah tak ada disana. akupun mulai kembali stabil dan mampu menahan tawaku. ahh tapi entah kenapa harus bertemu dengan drinya lagi. usai belanja, aku dan ita mulai antri dimeja kasir. malunya aku, dimeja kasir yg kutuju ternyata ada dia yg sedang membayar belanjaan. lagi-lagi dia menoleh curiga kearahku. nampaknya dia sudah benar-benar sebal dg tingkah lakuku. 'duh sorry deh. nggak tau siapapun kamu. aku cuma bisa maaf. nggak sanggup nahan tawa.' batinku. kedip-kedip mataku sambil melihat keatas dan tetap terus menahan tawa saat menunggu cowok itu selesai membayar. huffttt...
usai berbelanja, aku dan ita berpisah ditempat parkiran sepeda motor. lalu kami menuju ke tempat parkir sepeda kami masing-masing. astagaa... lagi-lagi bertemu dg cowok itu. ternyata motornya diparkir tepat disebelah motorku. 'aihh mampus deh. pasti tuh cowok sebel banget dan pasti masih inget wajahku'. gumamku dalam hati. dan benar saja setibaku ditempat parkir motorku, tuh cowok terus mandengin aku. dan aku hanya bisa tertunduk tak sanggup mengangkat wajah. buru-buru kunaiki motorku. starter dan cabut. sekilas kulirik kearahnya dan dia masih terus memandangi diriku.
syukur deh tuh cowok tak berkomentar apa-apa padaku. akupun pergi dan entahlah bagaimana dg cowok itu. apa dia marah, bete atau apa. aku tak tahu.. yahh semoga di lain waktu kami bisa bertemu kembali dan mungkin aku bisa meminta maaf kalau memang dia merasa terganggu hhhee

Tidak ada komentar:

Posting Komentar