Selasa, 04 Januari 2011

cokelat


Cokelat . . .
Berwarna cokelat dan umumnya berbentuk bulat atau batang. Hampir setiap orang sangat suka dengan si cokelat ini. Banyak yang bilang kalo kita makan cokelat bisa merubah mood kita jadi lebih baik. Tapi bagiku tidak karena aku tidak termasuk kedalam salah satu pecinta cokelat. Satu alasan karena menurutku rasanya terlalu kental dan manis yang membuatku enggan memakannya.
Terkadang aku juga bingung kenapa banyak orang yang suka dengan si cokelat ini… sebaliknya banyak juga yang heran padaku karena aku tidak suka dengan makanan ini.
Sore tadi baru saja aku lihat disebuah acara televisi swasta yang menceritakan sekilas kehidupan tentang seorang pemburu cokelat. Hhmm melihat perjuangan mereka, aku jadi terdiam dan kaget bercampur jadi satu. Rasanya benar-benar tidak adil. Cokelat yang sering kita makan dengan rasa yang lezat (bagi pecintanya) ternyata bernilai sangat murah saat masih dalam bentuk buah. Bayangin aja, kerja keras mereka para pemburu cokelat yang uda susah payah mencari diperkebunan, ternyata hasilnya ga sebanding dengan usahanya. 12kg buah yang uda mereka dapat Cuma dihargai Rp 6000 doang. Riskan banget rasanya saat dengar itu. Tapi mereka Cuma bisa menerimanya dengan pasrah dan ikhlas.
Tuhan.. rasanya ga adil banget kehidupan ini buat mereka. Hasil yang mereka dapat  bisa buat apa coba??? Duit 6ribu biasanya Cuma bisa buat 1x makan buat aku. Sedangkan mereka, duit 6ribu dipakai buat sekeluarga. Hufth…… D:
Saat ngeliat acara itu, rasanya bener2 aneh banget. Kok bisa gitu?? Padahal harga sebatang cokelat yang dijual ditoko2 bisa diatas 6ribu bahkan lebih mahal. Tapi ini, sewaktu masih dalam betuk bahan bakunya bisa murah banget. Kayak ga ada nilai tngginya deh. Horror juga ngebayanginnya... Cokelat yang bisa kita beli dengan mudah dan mungkin bagi kita harganya ga ada apa2nya tapi bagi mereka para pemburu cokelat, duit segitu udah merupakan berkah bagi mereka. . . .
Good job for you, guys!!!! Ga ada kalian mungkin belum tentu kita bisa ngerasain sebatang cokelat atau bahkan secuil kelezatan cokelat. Kalian emang the real hero. Kalian ikhlas menjalani pekerjaan itu walaupun dg upah yang ga sebanding dg usaha kalian..  semoga kelak kalian bisa jadi apa yang kalian inginkan. Amiiin :)



By : kucing_gila / 01-02-2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar