hati ini rasanya ingin teriak memanggil namamu agar kau tau isi hati ini. kau layaknya burung-burung diangkasa yg hanya menebar benih-benih cinta ke hati ini. dan pergi begitu saja tanpa peduli bagaimana nantinya jika ada yg tumbuh dan merekah. lalu kalau sudah begini, aku harus bagaimana?? siapa yg harus aku persalahkan..
memang benih ini belum sempat tumbuh sepenuhnya. tapi rasa perih sudah mulai merasukiku dan menggangguku. taukah kau, hati ini juga mendambakan seekor kumbang yg mampu menumbuhkan dan menjaga benih cinta ini.. tapi tampaknya kali ini tak seperti itu. kau bukan kumbang untukku yg akan setia menemaniku. kau hanyalah seekor burung yg tak sengaja mampir dan menebar benih dihati. lalu pergi begitu saja tanpa kabar.
kita memang sering berjumpa dalam keseharian tapi kau tetap mengepakkan sayap indahmu setinggi mungkin tanpa sedikitpun mendarat disampingku.. dan sekarang aku pun mulai marah dan memakimu dalam hati. hanya itu yg bisa kulakukan. tak mampu lebih.. tak sepenuhnya lega memang tapi mau dikata apa lagi, aku juga tak tau apa yang harus kulakukan. yang kuharap hanyalah kau bisa kembali ke hati ini, menjaganya dan setia menemaninya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar